PK/Pusat kendali, bahasa Inggrisnya Operational
Control/OC, Tugas dari PK adalah memonitoring pergerakan kereta api
dalam wilayahnya, dalam keadaan luar biasa, PK bisa memberikan masukan
kepada PPKA (Pemimpin Perjalanan Kereta Api) untuk pengaturan perjalanan
kereta api (perka) untuk kelancaran, dan perintah yang diberikan oleh
PK di catat oleh PPKA.

Di
samping itu PK juga menjadi mediator antara Masinis dengan PPKA dalam
komunikasi yaitu jika terjadi rintang jalan (rinja), gangguan
persignalan, batas kecepatan / taspat, perjalanan sepur salah, atau jika
masinis mengalami permasalahan terhadap lokomotif atau rangkaianya yang
mengakibatkan rinja pada petak jalan.
PK juga bertugas membuat grafik perjalanan sebuah kereta, dimulai
dari awal kereta tersebut hingga keluar dari wilayah pemantauanya, dan
itu menjadi dasar untuk pembuatan GAPEKA (Grafik Perjalanan Kereta Api),
untuk DAOP I, letak PK ada di Manggarai dekat dengan stasiun ada
bangunan berlantai 4, dan wilayah kerjanya di bagi menjadi PK Selatan,
PK Barat, PK Timur dan PK Jabotabek.

Komunikasi
dari PK sebagai mediator dan pengatur kepada PPKA dan Masinis sangatlah
penting, dalam hal ini, PPKA dan Masinis harus mematuhi semua peraturan
dan himbauan dari PK, semua semboyan tidak boleh dilanggar, jika tidak
mentaatinya, keselamatan penumpang bisa terancam.
Selain itu, bukan hanya PPKA yang mengatur wesel, namun PK juga andil
dalam hal ini, contohnya seperti di stasiun besar seperti Manggarai,
Tanah Abang, Jakarta Kota, dan Jatinegara yang wilayahnya sudah
mengalami sistem sinyal blok.
0 Response to "Mari Kita Lihat Pusat Kendali Kereta Api di Indonesia"
Post a Comment